Latest Updates
Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts
Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts

Routing Ospf Single Area Tutorial

  Routing Ospf Single Area menggunakan Packet Traced

sebelum melakukan tutorial pasti anda belum mengetahui :
- Apa itu OSPF ?
- Bagaimana cara kerjanya?
- Bagaimana cara membuat jaringan yg menggunakan OSPF?


OSPF (Open Shotest path First) adalah routing yang  membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan area. Ospf juga merupakan sebuah routing protocol standard terbuka yang telah diimplementasikan oleh sejumlah besar vendor jaringan. 
Alasan untuk mengkonfigurasi OSPF dalam sebuah topologi adalah untuk mengurangi overhead (waktu pemrosesan) routing, mempercepat convergence,serta membatasi ketidakstabilan network disebuah area dalam suatu network.

Cara kerja OSPF dalam menjalankan pertukaran informasi routing yaitu dengan membentuk sebuah komunikasi dengan para router lain yaitu Neighbour Router.  Router lain yang berhubungan langsung atau yang berada di dalam satu jaringan dengan router OSPF disebut dengan Neighbour Router atau Router Tetangga.dan menemukan dan membuka hubungan dengan Router tetangganya yg disebut hello protocol.sehingga router OSPF dalam proses pengiriman selalu update informasi rute dan tidak terjadi putus koneksi. 

Study kasus OSPF single Area.
Berikut Gambar Study kasus yang akan diselesaikan:
Penyelesaiannya :

1. Pertama instal dahulu Cisco packet tracer yang terbaru atau yang saya pakai saat ini Cisco Packet Traced     5.3.3 atau bisa di download di sini.
   Download Cisco Packet Tracer 5.3.3  : Download 

2.  Setelah Program diinstal buat topologi study kasus seperti pada gambar di atas dan hubungkan dengan menggunakan kabel cross dan stright.

3.  menSetting IP menggunakan CLI di masing-masing Router
  • Router Kiri

Router>ena
Router#conf t
Router(config)#int se 2/0
Router(config-if)#ip add  172.16.20.1 255.255.255.192
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#exit

Router(config)#int fa 0/0
Router(config-if)#ip add  192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#exit
  • Router Kanan
Router>ena
Router#conf t
Router(config)#int se 2/0
Router(config-if)#ip add  172.16.20.2 255.255.255.192
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#exit

Router(config)#int fa 0/0
Router(config-if)#ip add  192.168.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#exit

 4.  Routing OSPF Untuk Router Kiri dan Kanan menggunakan CLI
  • Router Kiri
Router(config)#router ospf 100
Router(config-router)#network 172.16.20.0 0.0.0.63 area 0
Router(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#ex
  • Router Kanan
Router(config)#router ospf 100
Router(config-router)#network 172.16.20.0 0.0.0.63 area 0
Router(config-router)#network 192.168.10.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#ex

5.  Setelah selesai Routing atur ip PC sesuai dengan networknya dan uji masing2 PC Client.

Sekian dulu Tutorial Singkat dari saya yang membahas tentang OSPF Single Area menggunakan Cisco Packet tracer. 
Semoga bermanfaat untuk Sobat semua.jika kurang jelas silahkan komen pasti dibales.

Membuat VLSM dengan Packet Tracer Tutorial

Cara dan Study kasus VLSM dengan Routing RIP
       Mungkin anda semua bingung bagaimana caranya membagi IP yang sama tetapi beda network nah disini akan kita bahas bersama berhubung ini tugas ,saya sempatkan membuat tutorial cara membuat VLSM dengan Routing Dinamis RIP menggunakan software simulasi Packet Tracer sembari mengingat kembali supaya saya lebih menguasai materi ini jadi saya akan memberikan tutornya .


Sebelum kita melakukan tutorial yang akan kita bahas adalah
  • Apa sih VLSM ?
  • Bagaimana cara kerjanya?
  • Bagaimana cara membuat jaringan yg menggunakan VLSM?

    VLSM (Variable-Length Subnet Masks) adalah Teknik yang memungkinkan administrator jaringan untuk membagi ruang alamat IP ke subnet yang berbeda ukuran.

    Cara Kerja VLSM adalah memecah alamat IP ke subnet (beberapa tingkat) dan mengalokasikan sesuai dengan kebutuhan individu pada jaringan. Sebuah classful menangani mengikuti aturan umum yang telah terbukti berjumlah pemborosan alamat IP.



Cara Membagi IP dengan VLSM
Contoh :
IP : 210.20.10.0 kelas C akan dibagi-bagi sesuai kebutuhan dengan cara VLSM agar tidak terjadi pemborosan IP. Misalkan kita membutuhkan 21 client ,8 client , 4 client, 2 client ,2 client dan 2 client masing2 network nya berbeda :

Jadi kita urutkan dari yang terbesar dan sesuaikan jumlah host yang dibutuhkan untuk subnettnya :
      

Study kasus VLSM.

Berikut Gambar Study kasus yang akan diselesaikan:


Penyelesaian Study kasus :
1.  Pertama instal dahulu Cisco packet tracer yang terbaru atau yang saya pakai saat ini Cisco Packet Traced 5.3.3 atau bisa di download di sini.
   Download Cisco Packet Tracer 5.3.3  : Download 

2.  Setelah Program diinstal buat topologi study kasus seperti pada gambar di atas dan hubungkan dengan menggunakan kabel cross dan stright.

3.  menSetting IP menggunakan CLI di masing-masing Router
  • router 1 :
Router>ena
Router#conf t
Router(config)#int fa 0/0
Router(config-if)#ip add 210.20.10.1 255.255.255.224
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex

Router(config)#int se 2/0
Router(config-if)#ip add 210.20.10.57 255.255.255.252
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex

Router(config)#int se 3/0
Router(config-if)#ip add 210.20.10.61 255.255.255.252
Router(config-if)#clock rate 64000

  •  Router 2 :
Router>ena
Router#conf t
Router(config)#int se 2/0
Router(config-if)#ip add 210.20.10.58 255.255.255.252
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex

Router(config)#int fa 1/0
Router(config-if)#ip add 210.20.10.65 255.255.255.252
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex

Router(config)#int fa 0/0
Router(config-if)#ip add 210.20.10.33 255.255.255.240
Router(config-if)#no sh
  • Router 3 :
Router>ena
Router#conf t
Router(config)#int se 2/0
Router(config-if)#ip add 210.20.10.62 255.255.255.252
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex

Router(config)#int fa 1/0
Router(config-if)#ip add 210.20.10.66 255.255.255.252
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex

Router(config)#int fa 0/0
Router(config-if)#ip add 210.20.10.49 255.255.255.248
Router(config-if)#no sh

 4.  Routing RIP Untuk Router 1,2,3 menggunakan CLI

Router(config)#router rip 
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#network 210.20.10.0
Router(config-router)#ex

 5.  Atur IP pada setiap komputer sesuai Konfigurasi dari ROUTER dan Uji koneksi antar masing-masing PC .
 6.   Uji koneksi setiap Pc Client

Sekian dulu Tutorial Singkat dari saya yang membahas tentang VLSM menggunakan Cisco Packet tracer. 
Semoga bermanfaat untuk Sobat semua.jika kurang jelas silahkan komen pasti dibales.

Routing RIP Version 1 dan Version 2

     Cara dan Study kasus Routing RIP version 1 dan Version 2
Kali ini Saya akan Memabahas Tutorial bagaimana cara merouting dengan Routing Dinamis RIP menggunakan software simulasi Packet Tracer.
     Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer.Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial Routing Dinamis RIP version 1 dan 2.